Cara Pengiriman

CARA PENGIRIMAN

Untuk pengirim atau nelayan yang belum pernah melakukan pengiriman kepiting keluar daerah seperti ke Jakarta disarankan untuk memperhatikan hal – hal sebagai berikut :

  • Rawatlah kepiting yang telah di sortir dan telah diikat (jika diperlukan dan memungkinkan). Terutama bila kepiting tersebut harus ditandon/disimpan lebih dari sehari sebelum dikirim. Caranya bisa dengan merendam kepiting dengan air payah atau air laut yang tidak terlalu asin minimal 2 – 3 jam sebelum dipacking dan siap kirim. Biarkan kepitingnya terendam selama 5 – 10 menit. Bisa bergantian jika wadahnya tidak terlalu besar asalkan air sisa masih layak dipakai. Jika tidak, ganti airnya. Penggunaan air yg terlalu asin untuk merendam bisa menyebabkan kerontokan capit dan kaki – kaki kepiting. Kerontokan inilah yang biasanya menyebabkan kematian. Faktor lain yang menyebabkan kerontokan adalah cara pengikatan yang kurang baik sehingga kepiting melakukan banyak gerakan di bagian capitnya karena longgarnya ikatan.
  • Kepiting yang sudah dimandikan, ditiriskan terlebih dahulu selama kurang lbh 2 – 3 jam di keranjang atau bak penampungan sementara agar benar – benar kering saat dikirim (lihat gambar). Menurut pengalaman, kepiting yang dikirim dalam kondisi basah atau semi basah cenderung gampang melemah atau bahkan mati saat tiba di tujuan. Terutama kepiting berwarna merah.

  • Kepiting yang sudah ditiriskan dan telah kering sebelum dimasukkan ke sterefoam sebaiknya di lap kering bagian perutnya agar bersih dari kotorannya dan tidak berbau di dalam sterefoam saat pengiriman. Dalam hal ini prilaku kepiting sama seperti manusia ketika berada di dalam angkutan umum. Jika ada yang berbau, seluruh penumpang juga ikut pusing.
  • Langkah selanjutnya adalah mempersiapkan sterefoam (box pengiriman). Lubangi sebanyak – banyaknya agar menjaga sirkulasi udara di dalam sterefoam. Namun perlu koordinasi dengan pihak bandara, dalam hal ini pihak airline. Terkadang pihak airline di tiap daerah mempunyai kebijakan yang berbeda – beda baik masalah mutu sterefoam maupun jumlah lubang yang diijinkan. Cara membuat lubang diupayakan lubang luar lebih rendah dari lubang di dalam Sterefoam. Lihat gambar !
  • Kemudian kepiting disusun sedemikian di dalam sterefoam (lihat gambar). Bagian ini tidak kami sarankan harus bagaimana caranya. Boleh disusun rapi (seperti pada gambar) berbaris dengan bagian mata menghadap ke atas. Atau disusun bertumpuk biasa saja dengan bagian perut semua menghadap ke bawah. Sebagian pengirim atau nelayan seperti dari Balikpapan biasanya menambahkan es yang telah dibekukan di dalam wadah botol air mineral dan dibungkus koran. Hal ini dipercaya agar kepiting di dalam sterefoam tidak kepanasan selama pengiriman. Yang tak kalah penting adalah sesuaikan ukuran sterefoam dengan isi kepitingnya. Jangan sampai ada ruang kosong terlalu lebar guna menghindari goncangan pada saat pengiriman baik di dalam pesawat/angkutan maupun pada saat proses penarikan barang oleh bagian kargo.

  • Setelah proses ini selesai, tutup sterefoam dengan rapat. Beri Lakban secukupnya agar tutup sterefoam tidak terlepas saat pengiriman. Dapat anda bayangkan jika tutup ini terlepas bukan? Lakban jangan sampai menutup lubang – lubang yang ada di sterefoam.

  • Setelah proses ini selesai, tinggal pemberian kode dibagian Sterefoam. Pemberian kode bisa apa saja. Misalnya : CRV, ANZ, KAKA, dll. Bisa juga menggunakan singkatan nama pengirim. Hal ini penting guna memudahkan bagian kargo menemukan sterefoam nya saat penjemputan.
  • Kemudian bawa kepiting yang telah di packing ini ke bandara jika anda menggunakan jasa airline. Sebelum itu atau bisa saja sehari sebelumnya, buat Surat Karantina di Instansi terkait. Biasanya biaya pengurusan ini berkisar Rp. 35.000,- s/d Rp. 50.000,- per surat per 1 kali pengiriman. Setelah selesai, temui bagian kargo di bandara. Setelah proses kargo selesai, pengirim akan diberi nomor SMU atau nomor Surat Muatan Udara. Nomor ini kemudian anda SMS kan ke kami beserta nama kode, jam penerbangan dan airline yg digunakan untuk kepentingan penarikan barang di bandara tujuan.
  • Barang yang telah tiba di gudang kami, akan segera kami sortir. Hasil sortir atau biasa kami sebut Nota, akan kami SMS kan kepada pengirim atau nelayan. Isi nota meliputi jumlah kepiting yang hidup sesuai mutunya dikalikan harga yang berlaku pada hari itu. Setelah itu pembayaran akan segera kami kirimkan melalui transfer bank pada hari itu juga atau maksimal pagi hari keesokan harinya. Begitu seterusnya. Untuk pengirim yang datang langsung ke gudang, dipersilahkan untuk menyaksikan sendiri cara sortir yang kami lakukan. Semua bersifat terbuka dan apa adanya. Harapannya adalah agar kerjasama ini bisa berlangsung lama sesuai harapan kita bersama.

Demikian penjelasan ini kami maksudkan agar pengirim bisa memaksimalkan keuntungan dan meminimalkan resiko yang terjadi. Tidak ada maksud untuk menggurui. Yang ada hanyalah Berbagi. Indahnya Berbagi!!! Akhirnya, Salam sukses buat nelayan dan pelaku bisnis kepiting ekspor di seluruh tanah air.

Baca juga Cara Ikat Kepiting dan Cara Sortir Kepiting pada halaman berikut ini:
Halaman Cara Ikat Kepiting
Halaman Cara Sortir Kepiting